Belakangan ini, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menjadi subjek kritik tajam di media sosial. Kritik ini muncul karena sejumlah langkah politik yang diambil oleh PKS, mulai dari dukungan terhadap Bobby Nasution di Sumatera Utara, hingga pembatalan dukungan untuk Anies Baswedan sebagai calon gubernur DKI Jakarta.. Tak heran, partai yang dianggap sebagai harapan terakhir bagi “kewarasan” politik di negeri ini kini dituding sebagai bagian dari rezim yang mendukung dinasti kekuasaan. Namun, ada beberapa cara berpikir yang tidak tepat tentang PKS yang perlu diluruskan. Setidaknya ada delapan kesalahpahaman umum masyarakat terkait PKS: 1. Tidak Konsisten dengan Sikap Oposisi Salah satu kesalahan berpikir utama adalah menganggap bahwa bergabungnya PKS dengan pemerintahan Prabowo sama dengan PKS tidak konsisten dengan sikap oposisi yang selama dilakukan terhadap pemerintahan Jokowi. Meski kemenangan Prabowo tidak lepas dari dukungan Jokowi, namun masing masing pemerintahan memiliki gaya ke...
Anggota Komisi III DPRD Pacitan Ririn Subiyanti. (Foto: Dok. Istimewa) Pacitanku.com, PACITAN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pacitan Ririn Subianti meminta aparat penegak hukum (APH) bertindak tegas terkait adanya kalangan legislative yang diduga terjerat dan terlibat dalam judi online.. Hal itu disampaikan usai Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat praktik judi online tak hanya menjangkiti masyarakat biasa, tetapi juga telah menjangkiti para wakil rakyat di lembaga legislatif baik di tingkat pusat maupun daerah. “Kabar ini menurut saya sungguh mengerikan, memprihatinkan dan menyedihkan, betapa tidak, Karena anggota legislatif yang diharapkan dapat memerankan fungsinya sebagai contoh dalam memberantas segala bentuk perjudian, kok ini malah sebagai pelaku,”kata Ririn saat dikonfirmasi Pacitanku.com , Jumat (28/6/2024) di Pacitan . Baca juga: Ketua DPRD Pacitan Prihatin Fenomena Judi Onli...
Comments
Post a Comment